Hampir semua subtes SIMAK UI yang kami modelkan memakai aturan benar +4, salah −1, kosong 0. Artinya soal yang salah mengurangi nilai, jadi pertanyaannya bukan "bisa menebak atau tidak", melainkan "menebak ini untung atau rugi dalam jangka panjang".

Hitungannya

Misalnya ada 5 pilihan dan kamu menebak tanpa petunjuk apa pun. Peluang benar 1/5, peluang salah 4/5.

Nilai harapan = (1/5) × 4 + (4/5) × (−1) = 0,8 − 0,8 = 0

Rata-rata, tebakan buta tidak menambah dan tidak mengurangi nilaimu. Untungnya nol, tetapi hasilnya naik-turun. Kalau kamu berhasil mencoret k pilihan yang yakin salah, sisa pilihan menjadi (5 − k) dan rumusnya:

Nilai harapan = 4 × 1/(5 − k) − 1 × (4 − k)/(5 − k)

  • Coret 1 pilihan: (4 − 3)/4 = +0,25 per soal.
  • Coret 2 pilihan: (4 − 2)/3 = +0,67 per soal.
  • Coret 3 pilihan: (4 − 1)/2 = +1,5 per soal.

Jadi titik baliknya: satu coretan yang benar-benar yakin sudah cukup untuk membuat menebak mulai menguntungkan pada aturan +4/−1/0 dengan 5 pilihan.

Syarat pentingnya: coretan harus karena alasan, bukan perasaan. Kalau kamu "merasa" pilihan C salah tanpa dasar, pilihan yang tersisa tidak lagi sama-sama mungkin, dan hitungan di atas tidak berlaku. Nilai harapan juga rata-rata dari banyak soal; satu soal tetap bisa salah.

Coba sendiri

Pilih subtes, jumlah pilihan, dan berapa pilihan yang bisa kamu coret. Kalkulator memakai aturan nilai yang sebenarnya dari tabel resmi tiap subtes.

Benar +4, salah −1, kosong 0.

Jumlah pilihan jawaban

Pilihan yang berhasil kamu coret

Nilai harapan per soal yang ditebak

0

Impas

Impas: untung dan ruginya saling meniadakan. Menebak tidak menambah nilai rata-rata, tetapi menambah naik-turun. Coret 1 pilihan lagi kalau bisa.

Contoh: 10 soal ragu dengan 0 pilihan tercoret rata-rata menghasilkan 0 poin.

Subtes tanpa pengurangan: jawab semuanya

Pada Pascasarjana, dua subtes bahasa Inggris (Structure and Written Expression serta Vocabulary and Reading Comprehension) memakai aturan benar +1, salah 0, kosong 0. Soal yang salah tidak mengurangi apa pun, jadi soal kosong hanya membuang kesempatan. Sebelum waktu habis, isi semua soal yang tersisa.

Kebiasaan praktis

  • Coret pilihan yang jelas salah dulu, baru putuskan menebak atau tidak.
  • Beri tanda pada soal ragu supaya bisa kamu putuskan di akhir, saat waktu dan kebutuhan menebakmu sudah jelas.
  • Jangan menebak karena panik. Soal kosong yang disengaja lebih baik daripada soal salah yang sebenarnya bisa dikerjakan kalau tenang.
  • Aturan nilai dapat berbeda antar publikasi. Selalu cek tabel resmi yang berlaku untuk ujianmu.